Ternyata Ini Alasan Mengapa Kecepatan Loading Penting Untuk SEO

Advertisement

Ternyata Ini Alasan Mengapa Kecepatan Loading Penting Untuk SEO

Admin
Tuesday, March 5, 2019


  
Secara resmi, Google beberapa waktu lalu mengungkapkan bahwa kecepatan dalam sebuah laman akan memengaruhi faktor peringkat dalam Google. Itu artinya, kamu harus berusaha membuat situsmu lebih cepat dan mudah diakses.

Walaupun banyak pakar SEO yang berpikiran bahwa ini hanyalah akal-akalan Google untuk menjual produknya yang mampu meningkatkan kecepatan dalam website, ternyata hal ini tak bisa dianggap sepele. Google telah memutuskan bahwa kecepatan dalam laman adalah hal penting yang tak boleh diindahkan oleh pemilik website.
SEO

Kecepatan Website Menentukan SEO Google

Menurut salah satu agency SEO di Jakarta, waktu rata-rata yang dibutuhkan untuk memuat sebuah laman dalam seluler adalah 22 detik. Dalam detik ketiga, pengunjung akan memutuskan apakah mereka ingin tetap menunggu hingga laman muncul.

Sayangnya, menurut survei membuktikan bahwa kebanyakan orang tidak sabaran dan justru meninggalkan laman atau website tersebut. Sebagai pengunjung, mereka menginginkan sesuatu dengan fase yang cepat.

Apalagi jika informasi yang dicari adalah info yang urgent. Itulah yang membuat kecepatan loading sebuah laman sangat penting untuk peringkat SEO-mu. Bahkan, hal tersebut juga mempengaruhi UX websitemu, konversi, dan kenyamanan para pengunjung.

Kecepatan Website Menentukan Bouncing Rate

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, kecepatan website merupakan indikator peringkat SEO pada mesin pencari.  Kecuali website-mu dalam situs lambat, maka laman tersebut masih dapat meningkatkan peringkat yang layak dengan kecepatan rata-rata.

Sebuah penelitian dari Google menunjukkan sebuah website dengan kecepatan rendah akan mengalami bouncing rate mencapai 32%. Jika loading websitemu mencapai 1 - 5 detik lamanya, maka bouncing rate akan meningkat hingga 90%. Jika websitemu membutuhkan lebih dari 10 detik untuk dimuat, maka bouncing rate akan meningkat menjadi 123%.
Bouncing Rate
Perlu diingat, Google akan memberikan peringkat tinggi jika situsmu terbilang sehat. Sehat dalam arti tak hanya kecepatan saja, namun tinggi rendahnya bouncing rate sebuah website. Penemuan luar biasa ini menunjukan bahwa kecepatan tak hanya mempengaruhi kenyamanan dan peringkat SEO, tapi juga bouncing rate sebuah website.

Google juga baru-baru ini mengatakan bahwa kecepatan sebuah website akan menjadi faktor peringkat dalam indeks tampilan mobile. Itu artinya, Google akan mulai mengevaluasi kecepatan sebuah website yang diakses melalui telepon seluler. Tetapi yang kita tahu, hingga kini Google hanya mengevaluasi beberapa faktor saja, seperti kecepatan, tampilan, konten, serta website yang responsif.

Cara Mempercepat Kecepatan Situsmu

Agar lebih responsif dan cepat, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan kecepatan situs selulermu



Pangkas Data dan Optimalkan Gambar
Sebagai seorang pembuat konten, kamu pasti ingin pengunjungmu mendapatkan informasi yang lengkap serta gambar yang tajam. Namun sayangnya hal ini justru membawa kerugian dalam website yang kamu miliki.

Gambar dengan pixel yang besar biasanya memiliki berat yang cukup besar. Hal ini membuat websitemu tidak responsif karena membawa data yang cukup berat, untuk itu biasakan kompres gambar yang akan kamu unggah ke dalam websitemu. Kebanyakan situs memiliki data yang membengkak sehingga membuatnya kurang responsif. Hal tersebut tak hanya berlaku pada gambar yang ada di konten saja, tapi juga iklan, ya. 



Aktifkan AMP
Kepanjangan AMP adalah Accelerated Mobile Pages. Google AMP ini adalah proyek open source yang didukung oleh perusahaan-perusahaan teknologi seperti Google dan Twitter.


Tujuannya adalah untuk membuat beban konten website dapat dimuat lebih cepat bagi pengguna ponsel, hal ini juga dikarenakan semakin canggihnya perangkat mobile dan banyaknya pengguna mobile yang mengakses informasi web.


Gunakan HTTP2
HTTP/2 adalah protokol web generasi terbaru yang baru saja diresmikan standard-nya oleh IETF. Tujuan utama dibuat HTTP/2 adalah memperbaiki kelemahan yang ada di HTTP/1.1 dan membantu website bisa di-load lebih cepat dan juga lebih aman.

Salah satu manfaat dari HTTP/2 adalah mempercepat loading website secara signifikan dengan teknologi multiplexing, concurrency, kompresi header, dan server push (server bisa mendorong content untuk di-loading di background, seperti AJAX).

Beralih ke PHP7
Untuk tips selanjutnya adalah beralih ke PHP7. Bagi pemilik website berbasis WordPress, beralih dari versi PHP 5.2 dan PHP 5.3 ke PHP 7 adalah pekerjaan yang tak mudah. Tapi perlu diketahui bahwa memindahkan data ke PHP7 memberikan peningkatan kecepatan yang tak terduga. Selain itu, PHP7 dapat menjaga datamu tetap aman di masa depan.

Optimalisasi umum
Kalau kamu adalah seorang pakar SEO, taktik ini tentunya bukanlah hal baru untukmu. Gunakan CDN untuk memastikan bahwa konten yang dikirimkan dekat dengan pengunjung. Gunakan plugin caching seperti WP Rocket untuk menjaga bagian statis situsmu dalam cache browser.

Jalur rendering kritis
Dengan menjalankan uji PageSpeed Insights akan menunjukkanmu elemen mana yang memblokir suatu halaman sehingga dapat merender dengan cepat. Jalur render yang buruk dibentuk oleh beberapa objek, seperti CSS dan JavaScript yang harus dimuat sebelum konten muncul pada layar. Jika konten ini diblokir, laman website-mu akan terkesan lambat dan tidak muncul sama sekali. Untuk itu, lakukanlah pengecekan secara berkala mengenai elemen yang memblokir konten website-mu sehingga dapat meningkatkan kecepatanya.

Lakukan Uji Otomatis PageSpeed
Perlu diingat ya bahwa hal ini tidak bisa kamu lakukan hanya sekali melainkan secara berkala. Agar lebih maksimal, gunakan pengujian PageSpeed Insight dari Google untuk mengetahui score kecepatan website kamu. Tool ini bisa diakses secara online dan dapat mengetahui kecepatan website kita untuk mobile maupun desktop.

Contohnya adalah sebuah website konsultan pajak di Jakarta yang mencoba memaksimalkan loading website sebagai bagian dari optimasi SEO yang dilakukan. Score yang didapatkan cukup baik, dimana untuk desktop mendapatkan score 80/ 100. Pengecekan dilakukan secara berkala, untuk memastikan setiap visitor yang ingin mencari informasi seputar pajak di website-nya tidak terganggu dengan kecepatan loading website.

Bagaimana dengan website bisnis Anda? Sudahkah dioptimasi kecepatannya?